Minggu, 06 Juli 2008

Ibu


Ibu
Beri aku sajakmu
Matahari yang belum pernah terbit di langit lain,
Kicau yang belum pernah berdesau di pohon lain,
Sukma yang belum pernah merekah jiwa lain,
Api yang belum pernah melelehkan lilin lain,
Wahyu yang belum pernah sampai ke nabi lain,
Keheningan yang tak pernah menyimpan kenangan lain,
Harapan yang tak pernah mengarah ke tujuan lain,
Amarah yang tak pernah pecah oleh sebab lain,
Tawa yang tak pernah menggema karena alasan lain
Selain aku!

Mudah-mudahan engkau yang bersahaja
yang menyala redupdi bukit, langit, dan lautan,
reda gerimis di dalam selokan,
timbul tenggelam di balik awan,
hilang tampakdi sekeliling bulan,
bangkit jatuh di ujung jalan

Berkenan menggoreskannya dalam-dalam!

Tidak ada komentar: